Dalam persembunyian kami.
Dunia mendadak sunyi.
Yang hidup baris-baris kata, yang mati tanda tanya.
Pudar segala lara...
4 ruang tunggu,
seribu duka,
diiringi doa tak terhingga.
Kami hilang malam-malam, tertelan remang cahaya Sura.
Terbuai angin sore & gemericik suara air di Taman Sari.
Hampir mati tergulung ombak di Selatan Jawa.
Duduk Takjub, memandang mendung,
di atas hamparan sawah, dari balik Jendela Bengawan.
Kami hanyut, larut. Hanya berdua, saling cinta..
Jalan setapak, persimpangan, percakapan, ritual pagi-pagi hingga wajah-wajah baru.
Siapa bilang dunia bukan milik berdua?
No comments:
Post a Comment