Sang purnama telah kembali.
Binarnya kalahkan seribu mentari.
Aku liar.
Aku lari.
Menghampirinya tanpa perduli jika hangus terbakar.
Kini, jiwanya tak lagi rahasia.
Jarak tak terhingga yang dulu terbentang di antara kami, sirna sudah.
Kami jadi satu.
Rapat melekat, saling candu.
Kapalku, bukan kapalnya. Aku naik bersamamu...
Tenggelam pun,
bersama kamu..
No comments:
Post a Comment