Dunia berputar, orang-orang sibuk berlari dan detik-detik waktu lancar melaju..
Menyedihkannya, aku masih berdiri mematung di persimpangan. Tak ada yang berubah. Aku benar-benar berhenti, tak bergeming.
Matamu adalah mantra. Menyihir sekaligus mengutuk.
Mana mungkin aku berdaya?
No comments:
Post a Comment