Friday, June 3, 2011

Tanpa Daya

Malam ini aku tidur dengan 10 tangkai mawar
aku tidur dengan sehelai kertas
malam ini aku benar-benar sakit
malam ini malam yang sadar

Mawar putih yang membawa
nafas-nafas dari relung-relung
yang semakin kosong

sehelai kertas itu mampu melukai ku
melubangi hatiku

Masnawi ini kini telah hancur
bukan lagi rapuh

aku adalah cermin
lihat bagaimana yang melepas yang menangis


aku menjatuhkan sebuah benda di persimpangan
tetapi tak bisa ku ambil kembali

aku tidur dengan 10 tangkai mawar putih
aku membiarkan alunan itu terus menerus
menderai airmataku

aku biarkan yang diseberang berbicara
tanpa menyadari aku sedang apa

aku dan sehelai kertas
dia bilang dia rindu padaku
dia bilang dia rindu rumahku
dia bilang dia rindu punggung tanganku
dia bilang dia rindu pada kecupan dan dekapanku

aku tidur dengan 10 tangkai mawar putih
dalam sebuah kesuraman
langit-langit kamar yang berair
penglihatan yang kabur

kali ini aku tak takut gelap

aku sakit malam ini bersama dengan 10 mawar putih darinya

dicintai itu lebih sakit

berikan aku satu buah mimpi setiap malam Tuhan
izinkan kami bersma hanya dalam sebuah angan di bawah kesadaran
mengapa aku sempat mencintai mu?
mengapa kamu beda
mengapa malam ini aku tidur tanpa daya

No comments:

Post a Comment