Wednesday, June 8, 2011

Badai Bunga

Badai nya telah datang.. saya seharusnya ikut terbawa,namun saya menyempatkan untuk memberi kabar kepada semua... saya akan terbawa badai untuk beberapa saat... saya akan hilang sebentar,tidak perlu dicari... saya masih ada di dimensi dimana kalian berdiri...hanya saja badai ini mengaharuskan saya untuk berhenti sejenak. Badai pasti membawa saya pada sebuah perjalanan panjang... setelah hal itu saya akan kembali dan bercerita :)
Waktu saya tidak banyak.... badai ini tidak akan mau menunggu,saya sudah nakal dengan tidak konsisten...

jadi....
selamat siaaaaaaaaaaaaaang..........

Friday, June 3, 2011

Kukatakan 2011 adalah cobaan

April,Mei,dan Juni. Allah SWT menciptakan bulan-bulan itu tentu saja tanpa maksud menyakiti salah satu hambanya terutama aku. tetapi pada realitasnya bulan-bulan yang sakit adalah bulan April Mei dan Juni di tahun 2011. Subuah masalah kompleks yang mungkin lain waktu akan ku tulis disini. Terlalu banyak air mata,terlalu banyak melamun,terlalu banyak konflik. Kalau sudah sampai lelah tentu saja aku ingin pergi,itulah aku ingin terbawa badai bunga,entah menjauh kemana...
kukatakan 2011 adalah yang paling berat. Aku remaja yang bisa dikategorikan tidak bahagia
selama hampr 210 hari setiap pagi bangun dengan mata sembab.
entahlah...

Tanpa Daya

Malam ini aku tidur dengan 10 tangkai mawar
aku tidur dengan sehelai kertas
malam ini aku benar-benar sakit
malam ini malam yang sadar

Mawar putih yang membawa
nafas-nafas dari relung-relung
yang semakin kosong

sehelai kertas itu mampu melukai ku
melubangi hatiku

Masnawi ini kini telah hancur
bukan lagi rapuh

aku adalah cermin
lihat bagaimana yang melepas yang menangis


aku menjatuhkan sebuah benda di persimpangan
tetapi tak bisa ku ambil kembali

aku tidur dengan 10 tangkai mawar putih
aku membiarkan alunan itu terus menerus
menderai airmataku

aku biarkan yang diseberang berbicara
tanpa menyadari aku sedang apa

aku dan sehelai kertas
dia bilang dia rindu padaku
dia bilang dia rindu rumahku
dia bilang dia rindu punggung tanganku
dia bilang dia rindu pada kecupan dan dekapanku

aku tidur dengan 10 tangkai mawar putih
dalam sebuah kesuraman
langit-langit kamar yang berair
penglihatan yang kabur

kali ini aku tak takut gelap

aku sakit malam ini bersama dengan 10 mawar putih darinya

dicintai itu lebih sakit

berikan aku satu buah mimpi setiap malam Tuhan
izinkan kami bersma hanya dalam sebuah angan di bawah kesadaran
mengapa aku sempat mencintai mu?
mengapa kamu beda
mengapa malam ini aku tidur tanpa daya

memohon kepada semesta

Saya minta waktu untuk keluar
minta waktu untuk sejenak melupakan apa yang di sebut masalah
minta waktu buat bungkam,diam,bisu,sepi,sunyi,hening
minta waktu untuk Habluminallah
minta waktu untuk saya dan Yang Menciptakan
minta waktu untuk meninggalkan hal fana yang selama ini saya jadikan tempat hidup
minta waktu untuk sendiri,merenung,berbicara kepada hati
merefleksikan banyak hal,tapi yaa... cuma sendiri
minta waktu untuk mundur tak lagi sejajar dengan kalian
Rasanya saya sudah keberatan dosa
saya sudah hina dan terbuang
saya sampai hati mengutuk diri
saya mau mati suri
sebentar hanya sebentar

saya benar-benar harus berfikir
saya harus kosong dulu sementara
saya harus lupa sama yang njelimet

semua orang punya saat dimana mereka harus sendiri dan berfikir.

Saya pamit

Boy!

Kau sulit
Kau sukar
Kau misteri
Kau bagai mencari jarum di belukar
Mumet
Tak Terprediksi
Tak Terperikan

Boy! apa yang kau sembunyikan di balik senyum sinis mu?
Apa yang kau sembunyikan dibalik setelan abu?

Aku ditinggal dengan sejuta pertanyaan
Kau memusingkan

Bingung harus apa
Kerjaan ku hanya bengong saja,tertawa aku dianggap gila...

Penasaran..

Kau gila
gila kau

Boy boy....

Balance

Entah apa rencana tuhan hari ini
Saat ini pukul 23:50 dan saya masih terjaga
Masih dengan senyum tanpa arti tersungging..
Entah ada apa dengan malam ini
Tidak ada sesuatu yang spesifik terjadi
Entah tapi saya merasa ini malam yang berbeda

Hari ini tuhan menetapkan takdir saya pada suatu keadaan yang agaknya menggilitik
Saya ditempatkan pada hari dimana saya tertawa,marah,tersenyum kecut,menangis,malu,kesal,menyesal... semua dalam 1 hari
semuanya terjadi begitu cepat dan berseling teratur

Ketika saya menengadah kan tangan pukul 22:00 tadi saya mencoba merefleksikan sesuatu
Apa yang saya rasakan malam ini adalah sesuatu yang bahkan saya tidak pernah rasakan di malam-malam yang lalu
saya merasa seperti pulang kampung
saya merasa hidup saya kembali di jalurnya

Keseimbangan antara marah saya,sedih saya,malu saya,senang saya terjaga dengan baik

Hal ini sempat jomplang beberapa hari yang lalu dimana 1 diantara lainnya mendominasi
dan saya sadar itu sangat salah

Sekarang hati dan otak saya berperan dengan sesuai

sekarang saya punya hati untuk merasa malu,marah,sedih,penat,memperhatikan,menghargai,mengerti,Habluminallah..
tempo hari saya pakai hati hanya untuk marah..

Sekarang saya punya otak untuk berfikir positif,untuk berfikir sebelum bertindak dan berbicara
tempo hari saya memakai otak untuk membantu mencari kata-kata yang pas untuk memaki dan berbohong..

saya kembali kepada hidup saya yang seimbang

Saya punya teman
Saya juga punya musuh

saya menyadari sesuatu yang berlebihan di tempo hari perlahan saya tinggalkan

Inilah kekuatan dari Do'a
Berdo'a ketika kita tak lagi bisa melakukan apa-apa
Berdo'a ketika kita merasa ini adalah akhir

Do'a adalah satu satu nya cara untuk merubah takdir

Malam ini saya mencampuradukan sesuatu
Berfikir
Merenung

Saya tersenyum
Saya bisa tidur sekarang
Saya bahagia mengetahui
bahwa saya telah pulang ke kehidupan lama saya..

Ini Menyenangkan

Muak

Awalnya bahkan tidak seperti ini
saya hanya diam kemudian acuh
ketika nama saya di sebut saya hanya menengok ketika diselingi hinaan saya hanya menunduk

Muak kini datang merasuk
entah ada kebencian di ekor mata ketika mengarah kepada dia yang namanya tak akan kusebut
ada perasaan marah tiap kali ada dia nama yang tak akan kusebut
Mengutip sedikit perkataannya
hal ini merupakan suatu yang lumrah
saya sadar memang iya

Namun dasar orang baik beradu munafik

saya tidak akan ambil pusing

hanya kini semua seri

Jadi,siapa yang menyulut api peperangan?

Tentang hidup

"Aduh nasib yang ganas,yang buas,yang tak menaruh iba kasihan! Alangkah sampai hatimu merebut apung-apung dari orang,yang baru hendak menyeberang lautan yang penuh gelora,memadamkan suluh orang yang hendak menempuh rimba yang lebat dalam gelap-gulita! Aduh nasib yang kejam,mengapakah engkau merendahkan yang telah rendah,mrematahkan yang telah terkulai?
Dunia ini penuh keajaiban dan keheranan!
Disini orang tak berhenti dirundung azab-sengsara,di sana orang seolah-olah diturut oleh kemujuran,keuntungan,kesejahteraan,dan kemuliaan..."


Diagnosis

Saya tidak tahu benar apa yang terjadi di belakang saya. Tidak tahu sebenarnya apa yang mereka bicarakan. Semua berubah cepat,drastis,dan saya cukup dipusingkan akan hal itu. Saya tidak diberi kesempatan untuk sekalipun memberi penjelasan,kebohongan dan ketidakbenaran mengalir begitu saya tanpa dibendung. Mengasyikan kah bagi anda? Ini baru sekedar paradigma saya saja,hati saya sedang bermain tebak-tebakan.. Baru dugaan,baru hipotesa saja. Ini persepsi saya namun saya sendiri menjadi sangat muak dengan ini. Entah benar atau tidak anda lah sang eksekutor. Semua sangat berhubungan bila disambungkan Entah mengapa kali ini saya percaya pada insting. Selagi belum ada kejelasan. Saya akan tetap menyalahkan anda atas kebisuan yang terjadi antara saya dan kawan saya yang dicurigai. Pertanggung jawabkan 3 Edisi world soccer saya. Kami bahkan tidak seperti yang anda bicarakan. Berlebihan dan berulah! Satu lagi saya kehilangan teman buah dari kesalahpahaman..

Fenomena

Kala itu senja ketika sebuah perkumpulan telah selesai dihadiri, saya duduk di sisi jendela. Tercengang,ya... Tersentuh lebih tepatnya,melihat apa yang disebut problem yang sebenarnya. Melihat yang mengais meminta iba,melihat yang tertawa diantara pembatas jalan. Mereka hidup dirundung masalah,saya yakin. Seketika saya seperti dihantam malu. Apa yang baru saja saya alami,ketika mata ini menjelajah halaman yang cukup menaikan kadar emosi,saya marah,berlebihan. Menganggap ini yang terberat yang tak dapat lagi dipikul,yang sulit dan yang memusingkan...
Sungguh.....Tidak,tidak seperti itu realitasnya... Apa yang saya ributkan? Kita sama,telah disetarakan derajat kita oleh Tuhan.. Mengapa sebuah beban yang tidak begitu berat,terlihat mendominasi hidup saya. Hey,ini sebuah hal yang klise,lihatlah ke bawah dan kau akan tersadar.
Tuhan menempatkan saya pada posisi yang benar,saya menyadari betapapun hinaan itu datang,saya masih dapat berdiri tegak mengatur barisa kolaborasi demi tercapainya sebuah tujuan,saya masih bisa menikmati apa yang disebut makanan,saya masih bisa merasakan apa yang orang bilang cinta,saya masih sempat bersujud kepada Yang Kuasa,saya masih bisa memperhatikan sang pahlawan hingga 1 pekan,saya masih bisa bertahan. Lalu apa yang saya ributkan? Pedulikah dengan semua celoteh itu,hinaan itu,sindiran itu,akan semua pembicaraan yang jauh dari kata penting... Tidak Adinda tidak berhenti bergerak hanya karena sebuah kutipan. Kuat ya kuat saya adalah apa yang mungkin disebut kuat,tidak ada yang perlu di khawatirkan,sebuah fenomena yang saya nikmati senja ini,membawa sebuah perubahan pada mungkin senja-senja yang lain..

Ingat,lihatlah kebawah,yang lebih terjerumus... Ya nasib memang selalu mematahkan yang telah rapuh,sabar.

Salam

Badai bunga itu judul yang tidak berarti apa-apa,saat membuat blog ini saya hanya berharap dapat terbawa badai,pergi menjauh dari masalah-masalah yang rumit ini. Saya bingung badai apa yang tidak membuat mata kelilipan seperti badai pasir,tidak membuat kedinginan seperti badai salju,atau tidak membuat saya menangis seperti Badai pasti berlalu (oke ini bercanda) jadi saya pikir apa sesuatu yang indah yang harum dan yang tidak sakit,Bunga! walaupun sedikit beresiko terbawa badai bunga mawar dan ephorbia. Tapi yasudahlah yang penting akhirnya saya memilik sebuah media pemuas menulis. Sebelumnya saya yang pada blog ini disebut "Wanita Yang Terbawa Badai" *clap hands* sudah sering menulis pada Notes Facebook saya http://www.facebook.com/profile.php?id=1607181023&sk=notes dan juga Memopad pada Blackberry saya. Jadi beberapa tulisan di 2 media itu akan saya repost pada blog ini. Tidak masalah bukan? Selamat pagi dan selamat menikmati badai bungaku...