dan jemariku gemetar detik demi detik ditikam sangsi. ditikam keentahan kaki terantuk di batu-batu nadi luka tersiram air garam
inikah kemustian hidup?
ah,aku tak bisa mengelak!
Toto ST Radik
Dan memang hanya kepada jiwa lah seharusnya semua keluh kesahku berpulang. Namun ku sembunyi. Ku sembunyikan dukaku namun kupandang dukamu. Dukamu yang mengukuhkan dukaku.
Dan tak kau ketahui dukaku lantas kau pandang saja bahagiaku. Aku bertanya kepada semesta apa bahagiaku sumber dukamu? atau berdukakah kamu,tatkala memandang dukaku?
Aku bertahan dalam persembunyianku. Tanpa pernah tahu mau dengan apa terjawab pertanyaanku,buatmu itu...
saat ini,sementara ini,aku masih saja melakukan kesenangan sendiri. Menangis pun masih sendiri. Teriak pun tak terdengar. Karena semua sembunyi..
Yang terlihat yang terkuak bukan aku.
Dan akupun sembunyi-sembunyi berharap. Lagi-lagi kau tak tahu. Malam syahdu atau senja redup. Kau tak tahu sebab aku sembunyi.
Duka lagi atau bahagia yang tak kuperkenankan satupun melihat sebabnya...
Satu kali lagi,dan yang terakhir,yang terlihat yang terkuak bukan aku.
Kau tak tahu,sebab ku bersembunyi,bung!
inikah kemustian hidup?
ah,aku tak bisa mengelak!
Toto ST Radik
Dan memang hanya kepada jiwa lah seharusnya semua keluh kesahku berpulang. Namun ku sembunyi. Ku sembunyikan dukaku namun kupandang dukamu. Dukamu yang mengukuhkan dukaku.
Dan tak kau ketahui dukaku lantas kau pandang saja bahagiaku. Aku bertanya kepada semesta apa bahagiaku sumber dukamu? atau berdukakah kamu,tatkala memandang dukaku?
Aku bertahan dalam persembunyianku. Tanpa pernah tahu mau dengan apa terjawab pertanyaanku,buatmu itu...
saat ini,sementara ini,aku masih saja melakukan kesenangan sendiri. Menangis pun masih sendiri. Teriak pun tak terdengar. Karena semua sembunyi..
Yang terlihat yang terkuak bukan aku.
Dan akupun sembunyi-sembunyi berharap. Lagi-lagi kau tak tahu. Malam syahdu atau senja redup. Kau tak tahu sebab aku sembunyi.
Duka lagi atau bahagia yang tak kuperkenankan satupun melihat sebabnya...
Satu kali lagi,dan yang terakhir,yang terlihat yang terkuak bukan aku.
Kau tak tahu,sebab ku bersembunyi,bung!
No comments:
Post a Comment