"Ngeri,
Barangkali Kitab Kramadangsa kepunyaanku ini merah bagai darah."
-----
Sesak, makhluk serupa buta di kepalaku ini bergejolak luar biasa liar. Entah sejak kapan, ia enggan pergi.
Aku kembali ke ritualku ; Jamu Pahit yang belakangan kuketahui punya nama.
(Meskipun kebutuhanku sesederhana segelas air putih, tetapi selalu jamu pahit.)
(Meskipun kebutuhanku sesederhana segelas air putih, tetapi selalu jamu pahit.)
Kali ini bukan lagi perihal remeh-temeh Cinta yang sebelumnya aku ungkap tanpa malu, melainkan pergulatan batin yang tidak jelas bentuknya. Buta di kepalaku mendadak genap jadi punya empat dimensi. Rumit. Sulit. Pelik. Pahit. Manusia macam aku belum mampu naik hingga ke fase "menyimpulkan"
Rasa lelahku ini pasti akumulasi. Aku tahu betul. Aku sekarat selama itu, berkali-kali ditempa tanpa pernah dijanjikan akan jadi baja (paling tidak sekuat baja)
Hampir tanpa alpa, berbagai macam ancaman datang tanpa sempat kuantisipasi.
Aku muak.
Lebih kepada sedih, yang sulit sekali kupahami.
Mendung ini benar-benar tentangku. Bukan lagi menyangkut orang lain.
Sejak dulu, sejak masanya pendar-pendar biru di padang cahaya yang kutulis sambil mabuk kue bulan itu, semestinya aku sadar. Semua.... Ini.....Hanya....Tentang....Aku.
Dimulai sejak aku dipaksa memahami konsep peka di sepertiga pertapaanku. Malam dengan bulan. Kabut gunung turun, menyelesaikan perkara lama.
Jika sebelumnya, aku pernah melimpahkan segala penderitaan ini pada satu hal, yaitu keberadaan orang lain yang begitu mengusik eksistensiku.
Kini aku tahu, inilah batinku sendiri. Sakit yang kutanggung sejak kecil, akulah sumbernya.
Kalau selama ini aku selalu sibuk cari ujungnya. Cari pangkal. Cari akhir.
Omong kosong. Aku tahu ini baru permulaan
Perihal siap mencekat yang tak siap, bukan lagi berputar melagu di kepala, tetapi menjalar kemana-mana.
Aku 1000 kali waspada.
Aku mulai dari kanan.
Cari aman.
-----
Tetapi meski dibalut bimbang. Aku yakin ini baik,bermanfaat.
Serta barangkali akan mulai kamu sadari ribut-ribut di kepalaku.
Ketidaktetapanku.
Semarang, 3010